Tampilkan postingan dengan label backpacker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label backpacker. Tampilkan semua postingan

Wisata Aceh: Destinasi Terpopuler yang Wajib Dikunjungi

bukan basa basi April 18, 2024
Pesona Alam Aceh: Destinasi Wisata Terpopuler yang Wajib Dikunjungi

Keindahan Alam Aceh sebagai Destinasi Wisata

Aceh, kota yang terletak di ujung utara Pulau Sumatera, memikat dengan kekayaan alam dan kebudayaannya yang memukau. Tempat-tempat wisata di Aceh menawarkan sejumlah pilihan menarik bagi para pelancong yang menginginkan petualangan alam yang menawan, warisan budaya yang memukau, serta keramahan penduduknya. Aceh tak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena nilai-nilai budayanya yang kaya. Dalam artikel ini, saya akan memperkenalkan beberapa destinasi wisata paling populer di Aceh yang patut Kamu kunjungi.

Pesona Alam yang Memukau di Aceh

Aceh menawarkan pemandangan alam yang menakjubkan.

Salah satu destinasi yang tak boleh dilewatkan adalah Taman Nasional Gunung Leuser. Sebagai salah satu kawasan konservasi terbesar di Indonesia, taman nasional ini menjadi rumah bagi berbagai flora dan fauna langka, termasuk orangutan Sumatera. Di sini, pengunjung dapat menjelajahi hutan hujan yang lebat, melihat satwa liar, dan menikmati keindahan alam yang memesona. Taman Nasional Gunung Leuser adalah surga bagi para pencinta alam dan petualang.

Selain Gunung Leuser, Aceh juga memikat dengan kecantikan Pulau Weh. Pulau yang juga dikenal sebagai Sabang ini menawarkan pemandangan alam yang mempesona, dengan pantai berpasir putih dan air laut yang jernih. Sabang merupakan surga bagi penyelam yang ingin menjelajahi kehidupan bawah laut yang menakjubkan di sekitar pulau, termasuk terumbu karang yang indah. Pesona Pulau Weh akan membuat Kamu terpesona dan ingin kembali lagi untuk menikmati keindahannya.

Tak hanya Gunung Leuser dan Pulau Weh, Aceh juga menawarkan pantai yang menakjubkan seperti Pantai Lhoknga. Terletak dekat dengan Banda Aceh, Pantai Lhoknga menawarkan panorama laut yang indah dan menjadi surga bagi para peselancar. Selain itu, pantai ini juga menjadi tempat yang ideal untuk menikmati matahari terbenam yang menakjubkan. Bagi Kamu yang mencari tempat untuk bersantai dan menikmati keindahan pantai, Pantai Lhoknga adalah pilihan yang sempurna.

Warisan Budaya Aceh yang Menarik untuk Dikunjungi

Selain keindahan alamnya, Aceh juga kaya akan warisan budaya yang menarik untuk dijelajahi.

Salah satu landmark yang paling terkenal di Banda Aceh adalah Masjid Raya Baiturrahman. Masjid megah ini menjadi simbol kekuatan dan keindahan arsitektur Islam di Aceh. Kamu dapat mengagumi keindahan bangunan ini dan mempelajari sejarahnya yang kaya. Masjid Raya Baiturrahman tidak hanya penting bagi umat Islam, tetapi juga merupakan destinasi wisata religi yang menarik.

Aceh juga memiliki Museum Tsunami Aceh yang dibangun sebagai pengingat peristiwa tragis tsunami tahun 2004 yang melanda Aceh. Museum ini memamerkan cerita-cerita pribadi dan koleksi yang mengharukan tentang peristiwa tersebut, serta upaya pemulihan dan rekonstruksi pasca bencana. Pengunjung dapat melihat dan memahami dampak besar yang ditimbulkan oleh tsunami ini, serta upaya pemulihan yang dilakukan Aceh setelahnya.

Salah satu keunikan lain dari warisan budaya Aceh adalah Kampung Nelayan Ulee Lheue. Di sini, Kamu dapat merasakan atmosfer tradisional kampung nelayan dan menikmati hidangan laut segar. Selain itu, Kamu juga bisa melihat kapal-kapal nelayan tradisional dan aktivitas sehari-hari para nelayan. Kampung Nelayan Ulee Lheue adalah tempat yang sempurna untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat pesisir di Aceh dan menikmati keindahan alamnya.

Keindahan Alam Aceh dan Warisan Budaya yang Kaya

Aceh menawarkan keindahan alam yang memukau dan warisan budaya yang kaya. Dari Taman Nasional Gunung Leuser yang menakjubkan hingga pantai indah di Pulau Weh dan Pantai Lhoknga, Aceh memiliki banyak destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi dan dinikmati. Selain itu, Masjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami Aceh, dan Kampung Nelayan Ulee Lheue juga merupakan destinasi wisata yang menarik untuk menjelajahi kebudayaan dan sejarah Aceh.

Saat mengunjungi tempat-tempat wisata di Aceh, penting untuk menghormati adat dan budaya setempat serta menjaga kelestarian alam. Keindahan alam Aceh adalah anugerah yang harus dijaga dan dilestarikan agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang. Dengan demikian, liburan ke Aceh tidak hanya akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan kepada pengunjung, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan alam sekitarnya.

Yuk, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi Aceh dan menikmati keindahan alam serta warisan budayanya!

Umrah Murah: Rincian Biaya dan Persiapan Backpacker

bukan basa basi April 10, 2024
Umrah Murah: Rincian Biaya dan Persiapan Backpacker


Siap-siap, backpacker! Ingin merasakan umrah tanpa menguras kantong? Simak rincian biaya perjalanan umrah dengan budget backpacker dan persiapannya di sini!

Biaya Perjalanan Umrah

Untuk perencanaan budget, berikut perkiraan biaya umrah dengan pendekatan hemat:

  • Tiket Pesawat: Mulai dari Rp 7.000.000 (penerbangan ekonomi dari Tiket.com)
  • Visa Umrah: Sekitar Rp 1.500.000
  • Akomodasi: Hostel atau penginapan sederhana sekitar Rp 200.000-400.000 per malam
  • Transportasi: Angkutan umum sekitar Rp 70.000-140.000 per hari
  • Makanan: Rp 150.000-300.000 per hari

Catatan: Biaya ini bisa berfluktuasi tergantung musim dan kebijakan harga penyedia layanan.

Persiapan Umrah

Sebelum berangkat, pastikan persiapanmu sesuai dengan kebutuhan umrah:

  • Visa: Urus visa umrah jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.
  • Pakaian Ihram: Siapkan pakaian ihram dengan baik dan sesuai ketentuan.
  • Dana Darurat: Sisihkan dana darurat untuk keperluan tak terduga.
  • Panduan Umrah: Bawa panduan umrah untuk memudahkan ibadahmu.

Dengan persiapan yang matang dan budget yang terukur, umrah backpacker bisa jadi pengalaman spiritual yang tak terlupakan. Yuk, mulai rencanakan perjalanan suci ini dengan bijak!

5 Tips Backpacker Murah Seligus Umrah ke Mekkah dan Madinah

bukan basa basi April 10, 2024

 

5 Tips Backpacker Murah Seligus Umrah ke Mekkah dan Madinah

Hai, para backpacker! Mencari pengalaman spiritual tanpa merobek kantong? Yuk, simak tips backpacker murah seligus umrah ke Mekkah dan Madinah! Berikut beberapa trik agar perjalananmu berkesan tanpa menguras tabungan:

1. Pilih Waktu Off-Season

Jadwal umrah di luar musim ramai bisa menghemat biaya perjalanan. Hindari bulan Ramadhan dan musim panas untuk tarif yang lebih terjangkau.

2. Cari Promo Tiket Pesawat

Manfaatkan promo tiket pesawat dari maskapai penerbangan lokal atau internasional. Booking jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga terbaik.

3. Rekomendasi Penginapan Budget

Temukan penginapan dengan harga terjangkau di sekitar Mekkah dan Madinah. Hostel dan penginapan sederhana bisa menjadi pilihan yang tepat.

4. Siapkan Makanan Sendiri

Bawa bekal makanan ringan dan air minum selama perjalanan. Ini bisa membantu mengurangi pengeluaran harianmu di sana.

5. Gunakan Transportasi Umum

Manfaatkan transportasi umum seperti bus atau angkutan umum lainnya untuk berpindah tempat di Mekkah dan Madinah. Biaya taksi bisa cukup tinggi.

Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa merencanakan perjalanan umrah yang tak hanya spiritual namun juga hemat. Jadi, siap melangkah ke Tanah Suci dengan budget terjangkau?

Ingin Tahu Biayanya?

Untuk rincian biaya perjalanan umrah dengan budget backpacker, simak informasi lengkapnya di link ini. Dapatkan gambaran biaya dan persiapan yang dibutuhkan sebelum melangkah ke perjalanan suci ini.

Solo Umrah Boleh atau Tidak di Indonesia? Yuk, Simak Faktanya!

bukan basa basi April 10, 2024
Solo Umrah Boleh atau Tidak di Indonesia? Yuk, Simak Faktanya!



Hai, sobat millennial! Pasti sering dengar nih tentang 'solo umrah'. Tapi, boleh atau nggak sih solo umrah di Indonesia? Biar nggak bingung, yuk kita kupas bareng-bareng.

Pertama-tama, solo umrah itu sebenarnya apa sih? Jadi, solo umrah itu adalah ibadah umrah yang dilakukan sendirian tanpa pendampingan orang lain. Nah, munculnya tren ini memang bikin banyak diskusi, terutama soal keabsahan dan kemungkinan dilakukannya di Indonesia.

Sebenarnya, secara hukum agama, umrah itu nggak harus dilakukan bersama keluarga atau rombongan. Asal prosedurnya bener sesuai syariat Islam, insya Allah sah dan diterima. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, urusan keamanan dan keselamatan. Karena solo umrah berarti kamu sendirian, pastikan memilih jasa travel yang terpercaya dan sudah terdaftar resmi di Kementerian Agama. Jangan sampai terjebak penipuan, ya!

Kedua, pemahaman yang cukup tentang ibadah umrah. Sebaiknya sebelum berangkat, kita harus benar-benar paham akan tata cara umrah agar bisa melaksanakannya dengan baik dan benar.

Lalu, apa kata ulama soal solo umrah? Sebagian ulama menyarankan agar umrah dilakukan bersama keluarga atau rombongan untuk keamanan dan saling menjaga. Namun, bukan berarti solo umrah itu dilarang, lho.

Di Indonesia sendiri, belum ada fatwa yang secara eksplisit melarang solo umrah. Jadi, sejauh kamu bisa menjaga diri dan melaksanakan umrah dengan benar, insya Allah nggak ada masalah.

Terakhir, jangan lupa soal perencanaan. Persiapkan segala sesuatunya dengan matang sebelum berangkat, termasuk kesiapan finansial, kesehatan, dan mental. Solo umrah memang bisa memberikan pengalaman spiritual yang mendalam, tapi harus dijalani dengan bijak dan hati-hati.

Jadi, apakah solo umrah boleh di Indonesia? Jawabannya, boleh dong! Asalkan memperhatikan semua hal di atas dan dilakukan dengan niat tulus untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kita semua bisa menjalankan ibadah dengan baik dan benar. Aamiin.

Nah, itu tadi sedikit informasi tentang solo umrah di Indonesia versi gaya penulisan anak muda kekinian. Semoga bermanfaat dan bikin semangat untuk beribadah dengan lebih mendalam. Teruslah mencari ilmu dan berbagi pengetahuan, ya!

Tips Travelling : Tips Backpacker Murah ke Negeri Sakura

bukan basa basi Oktober 30, 2017
Tips Backpacker Murah ke Negeri Sakura

Banyak yang bisa Anda lakukan di Jepang, mulai dari menikmati indahnya Gunung Fuji, melihat sakura berguguran, belanja sampai puas di Shibuya, mencoba betapa cepatnya shinkansen, merasakan lezatnya daging Kobe, dan masih banyak lagi.

Bagi sejumlah traveler, wisata ke Jepang hanyalah sebuah impian. Tingginya biaya hidup di Jepang, yaitu sekitar 10 ribu yen atau sekitar 1 juta rupiah per harinya, membuat tak sedikit traveler yang mengurungkan niatnya untuk pergi ke Jepang. Anda mungkin saja bisa berlibur ke Jepang tanpa menghabiskan terlalu banyak biaya.

1. Tiket pesawat ke Jepang

Banyak wisatawan internasional masuk ke Jepang lewat Bandar Udara Narita (NRT), Tokyo Haneda (HND), atau Bandara Kansai (KIX) di Osaka. Padahal datang ke Jepang melalui Bandar Udara Osaka atau Bandara Itami (ITM) bisa memberikan harga yang lebih murah. Secara umum, harga tiket pesawat pulang pergi ke Jepang dari Indonesia berkisar antara Rp 6.000.000 hingga Rp 8.000.000.Tetapi jika ada promo, harga tiket itu bisa terpangkas setengahnya.

Haru (musim semi, bulan Mei-Juni) dan Natsu (musim panas, bulan Juli-September) adalah waktu favorit bagi para wisatawan untuk berlibur ke Jepang karena cuacanya nyaman dan bunga sakura mulai bersemi. Oleh karena itu harga tiket pesawat di bulan-bulan ini cenderung lebih mahal daripada Fuyu (musim dingin, bulan Desember-Februari). Anda yang ingin terbang dengan tiket pesawat termurah sebaiknya memilih berangkat saat musim dingin. Jangan berkecil hati, karena ada cukup banyak tempat wisata di Jepang yang lebih indah dinikmati ketika bersalju.

Tips Backpacker Murah ke Negeri Sakura

Rencanakan perjalanan Anda jauh-jauh hari. Pasang “Price Alert” untuk penerbangan yang Anda inginkan dari Skyscanner Flight App sehingga Anda bisa tahu kapan harga turun dan Anda bisa membeli tiket pesawat Anda untuk ke Jepang.

2. Transportasi di dalam dan antar kota

Berkeliling Jepang seharusnya tidak menjadi masalah karena Jepang memiliki salah satu sistem transportasi terbaik di dunia. Namun di sisi lain, biaya transportasi di Jepang tergolong sangat mahal. Seperti biaya perjalanan pulang pergi dengan shinkansen bisa berkisar antara 12.000-40.000 yen atau sekitar Rp 1.300.000 hingga Rp 5.000.000. Tetapi tak usah khawatir, karena Jepang masih memiliki sarana transportasi lain yang bisa Anda gunakan. Ada kereta lokal, bus, taksi, ataupun penyewaan mobil yang bisa membawa Anda berkeliling Jepang.

Tips Backpacker Murah ke Negeri Sakura

Salah satu cara terbaik untuk berkeliling Jepang adalah dengan Japan Railway Pass (JR Pass). Anda dapat gunakan kartu ini untuk berkeliling tanpa batas di Jepang selama 7, 14, hingga 21 hari di jalur kereta Jepang, termasuk Shinkansen. Sebagai contoh, harga tiket pulang pergi Tokyo ke Osaka adalah 29.000 yen, sementara JR Pass selama 7 hari berharga 29.110 yen. Lebih hemat, bukan? Maka dari itu, jika Anda berniat untuk mengelilingi seluruh Jepang, Anda sebaiknya membeli JR Pass. Sementara jika Anda hanya ingin mengelilingi satu wilayah spesifik di Jepang, maka Anda bisa membeli regional pass yang berfungsi serupa dengan JR Pass tetapi hanya berlaku di daerah pilihan Anda saja.

Selain JR Pass yang berlaku selama 7 hari, ada juga tiket terusan harian yang disebut “Tokyo Free Kippu” seharga 1.580 yen dan tiket terusan 5 hari yang disebut “Seishun 18 Kippu” seharga 11.580 yen atau sekitar Rp 1.500.000 saja. Dengan tiket terusan ini, Anda bisa mengelilingi seluruh rute kereta api lokal di Jepang, mulai dari Hokkaido hingga Kyushu.

Sementara itu, untuk perjalanan antar kota, ada baiknya Anda menggunakan kereta lokal ataupun bus malam karena harganya lebih terjangkau. Lalu pada saat berkeliling di dalam kota, bus atau kereta bisa menjadi pilihan yang nyaman, tergantung di kota mana Anda berkeliling. Tiap kota di Jepang punya alat transportasi andalannya masing-masing. Jadi, cari tahu lebih dahulu tentang kota tujuan Anda dan cari pilihan transportasi terbaik untuk berkeliling di sana. Sedikit tips, hindari naik taksi di Jepang karena harga buka pintunya adalah 710 yen (sekitar Rp 75.000).

Tips Backpacker Murah ke Negeri Sakura

Trik lain yang bisa Anda terapkan untuk menghemat biaya adalah dengan mengatur rencana perjalanan Anda dengan matang dan sesuai anggaran yang tersedia. Jepang terdiri atas dua kepulauan besar. Sebaiknya Anda menentukan destinasi mana saja yang ingin dituju. Jangan ambisius dalam menentukan destinasi. Dengan Anda belum menjelajah seluruh Jepang maka akan, selalu ada alasan untuk kembali ke Jepang, bukan?

3. Akomodasi di Jepang

Setelah tiket pesawat dan transportasi, biaya termahal berikutnya adalah akomodasi atau penginapan. Mengingat bahwa biaya transportasi di Jepang cukup mahal, maka ada baiknya Anda mencari penginapan yang dekat dengan pusat kota atau objek wisata yang ingin Anda kunjungi. Anda tidak perlu khawatir karena hostel murah masih bisa Anda temui. Seperti di Tokyo, Anda masih dapat menemukan hostel dengan kisaran harga 2.000 yen atau sekitar Rp 230.000/malam di Shinjuku dan Shibuya.

Tips Backpacker Murah ke Negeri Sakura

4. Makanan

Biaya makan di Jepang sebetulnya cukup normal dan Anda masih bisa menemukan makanan yang enak dengan harga terjangkau. Jepang terkenal dengan berbagai convenient store (konbini). Berbagai makanan pun tersedia di sana, mulai dari onigiri, salad, hingga bento, dan rasanya tak kalah dengan yang ada di restoran. Onigiri dijual seharga 100 yen atau Rp 11.000/buah, sementara bento dikenai harga mulai dari 300 yen atau sekitar Rp 35.000/paket. Anda hanya perlu memanaskan di microwave yang tersedia di sana dan Anda bisa kenyang dengan makanan yang nikmat sekaligus ramah di kantong.

Tips Backpacker Murah ke Negeri Sakura

Kalau Anda ingin makan sushi, carilah Kaiten Sushi untuk merasakan sushi asli Jepang. Harga satu porsi sushi adalah 100-300 yen saja. Jangan lupa juga untuk mencoba street food ala Jepang, mulai dari oden, tempura, okonomiyaki, karage, hingga takoyaki yang murah dan enak.

Jepang punya banyak café dan restoran lucu yang menggoda untuk didatangi. Tetapi jika Anda ingin berhemat, hindari tempat-tempat itu karena harganya bisa 5-10 kali lebih besar ketimbang jajanan pasar atau makanan-makanan di convenient store.

5. Belanja

Biaya belanja di Jepang tergolong mahal, terutama jika Anda ingin membawakan oleh-oleh untuk teman dan saudara di rumah. Namun, bukan berarti Anda tidak bisa memberikan mereka oleh-oleh, karena Anda bisa membeli banyak suvenir lucu dengan harga 100 yen saja di berbagai 100 yen store di Jepang, seperti Daiso, Can Do, Seria, atau Silk. Selain itu, daripada belanja di pusat perbelanjaan terkenal seperti Isetan di Shinjuku dan Matsuya di Ginza, Anda bisa mencoba belanja di pusat perbelanjaan pinggiran kota seperti Aeon atau Ito-Yokado.

Tips Backpacker Murah ke Negeri Sakura

Bagaimana, sudah siap berlibur ke Jepang? Yukk lahh kita ke negeri sakura :)

Tips Travelling : 5 Tips Untuk Solo Backpacker Awam Ke Negara Singapura

bukan basa basi Oktober 30, 2017
5 Tips Untuk Solo Backpacker Awam Ke Negara Singapura

Melakukan perjalanan solo ke luar negeri bisa menjadi pengalaman menyenangkan yang tak terlupakan. Teman kami, Alda Agustine, seorang pengajar bahasa Inggris di sebuah kursus di Bandung baru-baru ini melakukan perjalanan pertama kalinya ke luar negeri, sendirian. Destinasi yang dikunjunginya adalah destinasi populer yang banyak dijadikan pengalaman pertama kali ke luar negeri oleh para pejalan di Indonesia karena lokasinya yang cukup dekat, yakni Singapura. Melalui postingan ini Alda ingin membagikan tips untuk solo backpacker pemula ke Singapura, berdasarkan pengalaman pribadinya kemarin.

Tahun ini saya ingin memberi hadiah ulang tahun spesial untuk diri sendiri sekaligus menikmati hasil kerja keras mengajar bahasa Inggris selama beberapa tahun. Sudah lama saya ingin melakukan perjalanan solo.

Singapura dipilih karena dekat dengan Indonesia dan relatif aman. Sempat ragu-ragu karena takut kesasar dan khawatir masalah keamanan, apalagi kalau harus jalan sendirian di malam hari, tapi akhirnya saya putuskan untuk pergi. Ternyata, semua ketakutan dan kekhawatiran saya hilang begitu tiba disana karena semua rute transportasi dan petunjuk jalan tertera dengan jelas. Warga setempat juga selalu mau membantu menunjukkan jalan. Saya kembali ke Indonesia dengan rasa puas karena berhasil memenuhi salah satu impian saya yaitu menjadi solo traveler.

Sentosa Express di Singapura

Berikut ini adalah 5 Tips untuk Solo Backpacker pemula untuk ke Singapura versi saya.

1. Rencanakan perjalanan dengan detail

Sebelum berangkat, lakukan riset dan buat rencana perjalanan termasuk di mana menginap, tempat-tempat yang akan dituju dan transportasi yang diperlukan untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain. Selain itu juga cari tahu mengenai harga tiket pesawat, hotel dan tempat wisata. Tulis semua di satu buku dan ini akan jadi pegangan kamu selama di perjalanan. Jangan takut merubah rencana karena kadang tidak semua selalu berjalan dengan baik. Tunggu artikel saya tentang Itinerary 5 Hari 4 Malam di Singapura yang saya gunakan.

2. Minum banyak air putih selama perjalanan

Cuaca di Singapura panas dan lembab. Ini membuat tubuh banyak berkeringat dan kekurangan cairan tubuh yang bisa mengakibatkan dehidrasi. Lagipula pasti kamu banyak berjalan kaki dan ini memerlukan tenaga. Karena itu selalu bawa botol air minum dan mengisinya dengan membeli Aqua (S$2 per botol) selama di perjalanan. Memang harga air mineral mahal tapi lebih baik bayar air daripada pingsan karena dehidrasi. Lebih bagus lagi jika bisa menemukan kran air minum gratis (biasanya ada di bandara dan tempat-tempat wisata).

3. Cari makanan murah

Salah satu cara menekan pengeluaran di Singapura adalah dengan tidak makan di restoran mewah. Mayoritas warga Singapura memilih makan di food street/hawker seperti Chinatown Food Street atau Lau Pa Satkarena harganya lebih murah. Ada bermacam pilihan menu dari makanan Cina seperti mie goreng atau nasi ayam Hainan; makanan India seperti nasi biryani dan kari, juga dessert seperti es podeng. Dengan $15 kamu sudah dapat makanan dan minuman yang mengenyangkan.

4. Mau hemat? Jangan naik taksi

Taksi di Singapura mahal, karena itu lebih baik naik MRT atau bus. Untuk naik MRT, pertama kamu harus membeli kartu EZ Link di stasiun MRT yang tersebar di berbagai tempat. Sebelum digunakan kartu tersebut harus diisi dengan ‘pulsa’ di mesin tiket yang tersedia di stasiun. Caranya, letakkan kartu di mesin lalu ikuti instruksi yang tertera di layar monitor. Kartu bisa di top up sebanyak $S5 atau lebih. Kalau tidak mau beli kartu EZ Link bisa juga beli tiket sekali jalan, tapi memakai kartu jauh lebih praktis. Kalau bingung harus naik kereta yang mana bisa cek di peta yang tersebar di seluruh stasiun atau bertanya pada petugas keamanan. Seorang petugas keamanan yang saya tanyai sangat baik karena selain memberi instruksi dia juga membekali saya dengan peta MRT mini. Untuk masuk ke peron yang dituju tinggal tempelkan kartu ke pintu mesin. Kalau ragu harus berjalan ke mana, lihat papan petunjuk di atas dan ikuti tanda panah.

Untuk naik bus, pertama-tama kamu harus tahu bus nomer berapa yang akan dinaiki dan mau turun di mana. Setelah itu, pergilah ke bus stop yang ditunjuk. Bus stop di Singapura sangat teratur karena setiap rute sangat jelas menuju ke mana dan punya tempat pemberhentian. Penumpang mengantri dengan tertib sebelum masuk ke bus. Kartu EZ Link juga bisa dipakai untuk naik bis. Pada saat naik tinggal tempelkan kartu ke mesin di depan pintu bus. Dijamin tidak akan kesasar karena supir pasti mengumumkan nama tempat di mana bus berhenti.

5. Siap untuk banyak jalan kaki dan ingat istirahat

Kadang jarak dari satu tempat ke tempat lain di Singapura bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki. Karena itu sebaiknya jaga stamina tubuh sebelum berangkat. Pakai sepatu olahraga atau sepatu kanvas yang kuat juga kaos kaki yang menyerap keringat. Bawa plester dan salep Counterpain untuk berjaga-jaga kalau kaki luka atau terkilir. Kalau capek lebih baik cari tempat untuk duduk dan kumpulkan tenaga sebelum jalan lagi. Saya selalu berusaha untuk kembali ke hostel sebelum terlalu malam (diusahakan sebelum jam 22.00) supaya punya cukup waktu istirahat sebelum jalan lagi besoknya. Ini tidak selalu berhasil karena kalau pergi ke atraksi seperti Night Safari di Jurong pasti akan pulang lebih malam.

Semoga tips-tips ini berguna bagi kamu yang mau jadi solo traveller ke Negeri Singa. Bon voyage!!

Ada yang mau menambahkan tips-tips lain bagi solo backpacker pemula khususnya untuk ke Singapura? Bagi-bagi di kolom komentar ya