Panduan SEO dasar untuk pemula kali ini tidak membahas lagi mengenai Search Engine Optimization atau yang lebih dikenal dengan nama SEO. Selain sudah mulai bosan mengisi artikel tentang SEO, timbul juga rasa kebosanan agar segera mengisi blog ini dengan artikel yang lain.
Yah, buat jaga-jaga agar tidak kehabisan ide untuk menulis, dan juga ide yang segar bisa segera diunggah agar tidak terlupakan, hehehe :).
Selain itu, saya ingin segera menulis artikel lain sesuai dengan konsep yang sudah saya susun, sehingga ada sedikit variasi, tetapi blog ini tetap dapat memberikan tutorial yang sedang Anda cari (semoga saja).
Ok, daripada Anda mulai kehilangan kesabaran, lebih baik kita melangkah ke artikel pertama saya tentang Google AdSense.
Google AdSense adalah program periklanan (lebih dikenal dengan nama PPC atau Pay Per Click) yang pertama kali dibuat oleh Google. Kalau tahunnya sih saya kurang tahu pasti kapan dimulainya, tetapi sejak program ini diluncurkan, sudah membuat banyak webmaster tertarik untuk mengikuti program ini. Syaratnya yang tidak terlalu sulit (dulu), yaitu cukup memiliki blog dan artikel yang terupdate, webmaster sudah bisa mendaftarkan diri sebagai publisher AdSense.
Sejak awal diperkenalkan, mulai muncul publisher-publisher yang sukses meraih pendapatan dari AdSense, termasuk dari Indonesia. Salah satu publisher Indonesia yang sukses dalam mengembangkan AdSense ini adalah Cosa Aranda. Dan sejak saat itu, AdSense menjadi semakin populer, dan blog yang membahas tentang AdSense pun jadi semakin banyak :) .
Dari mana publisher menerima pembayaran??
Seorang publisher AdSense menerima pembayaran dalam bentuk dolar ($) dari setiap iklan yang diklik oleh pengunjung (visitor) dan memenuhi syarat sebagai klik iklan yang valid. Nilai dari setiap klik bervariasi, mulai dari $0,01 hingga puluhan dolar untuk setiap kliknya. Hal ini tergantung pada kata kunci yang digunakan dan asal pengunjung blog yang mengklik iklannya. Singkatnya, semakin banyak iklan yang diklik oleh pengunjung, maka semakin besar pendapatan yang didapat oleh seorang publisher.
Dari teori di atas, dapat dirumuskan:
Semakin banyak traffic/pengunjung —> semakin besar kemungkinan iklan diklik —> semakin besar pendapatan yang didapat.
Saat ini AdSense juga mengalami perubahan sejak diperkenalkan pertama kali, yaitu peraturan yang selalu berubah menyesuaikan dengan perkembangan di Internet. Dari AdSense, akhirnya muncul yang namanya Google AdWords (advertiser/pemasang iklan) yang menjadi sepasang program dari Google yang sangat populer sekarang ini.
Berikut ini adalah syarat-syarat umum untuk mendaftar menjadi publisher Google AdSense yang saya ketahui:
- Berusia minimal 18 tahun sesuai dengan identitas yang berlaku.
- Memiliki blog dengan domain utama (.com/.net/.org/.info) yang berumur minimal 6 bulan.
- Blog ditulis dengan artikel berbahasa Inggris yang sering diperbarui dan artikel asli.
- Blog memiliki tampilan yang menarik dan cocok untuk dipasangi AdSense.
- Memenuhi dan menyetujui persyaratan yang diajukan oleh Google AdSense, seperti TOS (Term Of Service) yang berlaku.
Nah, cukup 5 dasar itu saja yang diperlukan untuk mendaftar sebagai publisher AdSense. Namun sekarang ini mendaftar AdSense bisa dibilang tidak mudah. Tetapi tetap saja, AdSense bisa menjadi sumber penghasilan tambahan dalam bisnis online atau bahkan menjadi sumber penghasilan utama seorang publisher :).
Artikel mengenai panduan dasar Google AdSense untuk pemula kali ini saya harapkan cukup memberikan gambaran sekilas tentang program periklanan paling populer di Internet. Insya Allah, pada artikel selanjutnya, saya akan membagikan tips dan trik tentang AdSense.
Nah, apakah Anda tertarik menjadi seorang publisher AdSense?
